NUNUKAN – Santi (14)-bukan nama sebenarnya-seorang siswi SMP di Nunukan harus kehilangan masa depannya. Dua pria yaitu Jy (18) dan S (21), telah bergantian mencabulinya saat sedang menginap di rumah seorang warga.
Kapolsek Nunukan Iptu Syahrir Bajeng menjelaskan, seorang pemilik rumah di Jalan Persemaian, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan seringkali memanggil Santi maupun Jy dan S menemani pada malam hari untuk membantu menjaga anak-anaknya, saat sang suami tidak berada di rumah.
Pada Januari lalu, suatu malam Santi dan Jy diminta menemani di rumah itu. Karena sudah dianggap satu keluarga, keduanya dibiarkan tidur di ruang tamu. Sementara pemilik rumah dan anaknya berada di kamar.
“Sebagai seorang remaja yang mempunyai niat jahat, anak yang berusia 14 tahun ini tidak merasa curiga. Namun pelaku ini melakukan kegiatannya sekitar jam 1 malam,” ujarnya.
Pada hari yang berbeda, giliran Santi dan S yang diminta menemani di rumah tersebut. Tanpa curiga, pemilik rumah juga membiarkan keduanya menginap di ruang tamu.